Berita Terbaru
Sehubungan dengan libur hari Raya Idul Fitri 1431 H, dengan ini kami beritahukan beberapa
KLINIK DEPAN & RAUDHAH yang TUTUP ataupun BUKA DENGAN PENGGANTI  
menjelang dan sesudah Idul Fitri 1431 H  sebagai berikut
  More info...

Muhammadiyah telah tetapkan Awal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha

Yogyakarta- Muhammadiyah melalui Maklumat PP Muhammadiyah nomor: 05/MLM/I.0/E/2010, telah menetapkan awal Ramadhan, 1 Syawwal, dan 1 Dzulhijjah 1431H, termasuk di dalamnya adalah penetapan tanggal 10 Dzulhijjah atau hari Idul Adha.

  More info...

PRESS RELEASE

Bantahan/Klarifikasi :

Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih bukan YARSI

 

Kamis, 22 April 2010.  Sehubungan dengan pemberitaan di berbagai media masa kemarin sore dan hari ini tentang tertangkapnya produsen sabu di Villa Nusa Indah III Blok KM 7 no. 20, Bojongkulur, Gunungputri, Kabupaten Bogor, kami telah melakukan pengecekan bahwa Hamdani Slamet dan dokter muda Miradz Hudaya Muhidin bukan karyawan kami.

Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih tidak sama dengan YARSI  baik dari segi kepemilikan maupun dalam pengelolaan manajemen. Rumah sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih beralamat di jalan Cempaka Putih Tengah I/1, Jakarta Pusat 10510, telepon 021.4250451, 021. 42801567 email : rsijpusat@rsi.co.id. Website : www.rsi.co.id .

Demikian press release kami sampaikan semoga masyarakat mendapat informasi yang jelas dan sebenarnya.

 

Wassalammu’alaikum

Komunikasi Korporat

 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi :

1.       Harif Fadhillah, SKP, SH  Hp. 08161435752

2.       Endang Solihudin, SKM   Hp. 081314410405

  More info...

TELAH BEKERJA SAMA :

1. RS. Islam Jakarta Cempaka Putih

2. Yayasan Kick Andy

3. Polda Metro Jaya

Dalam rangka Program " GERAKAN 1000 KAKI PALSU "

 

  More info...

MULAI 1 APRIL 2010

KLINIK BUKA HARI AHAD/MINGGU

- KLINIK ANAK

Informasi: 021-4250451 Ext 388

Pendaftaran : 021-42801567 Ext 363

  More info...

" RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH " merupakan Amal Usaha milik Muhammadiyah berbeda manajemen dengan "YARSI"
By : Komunikasi Korporate RSIJ CP
  More info...

 Fasilitas Baru RSIJ CP

1. Ruang One Day Care kapasitas 4 TT

2. Klinik Kebidanan dan Kandungan, Klinik Anak, Klinik Penyakit Dalam, Klinik Syaraf dan KlinikJiwa

3. Ruangan Hemodialisa / Cuci Darah baru di gedung Raudhah lantai IV dengan kapasitas 22 TT Fasilitas Ruangan nyaman

4. Farmasi

 

  More info...

KULIAH DZUHUR UNTUK MASYARAKAT UMUM


RSIJ mengundang kaum Muslimin & Muslimat untuk mengikuti kajian keilmuan tentang aqidah, ibadah, dan akhlak serta terjemaah Al Qur’an.

  More info...

ANDA KESULITAN MENDAPATKAN MAKANAN SESUAI DENGAN DIET PASCA RAWAT ?

RSIJ CP Siap Melayani & Memberikan Solusi

Silahkan hubungi kami(Bagian Gizi)
021. 42801567, 4250451
ext 424 jam 08.30-14.00
  More info...

Polling
Anda sedang membuka website RSIJCP, artikel apakah yang anda favoritkan ?
1. Artikel Kesehatan
2. Artikel Keperawatan
3. Artikel Umum
  
RSIJ CP Online
Corporate :
Pendaftaran Pasien :
Online : 8 guests
Pengunjung : 223497
Banner
Tips Mencegah Keguguran

Umumnya keguguran disebabkan oleh adanya ketidaknormalan kromosom (genetik) serta faktor fisik lain di luar kontrol manusia, walaupun demikian keguguran bisa  dipicu oleh faktor-faktor yang sebenarnya bisa dikontrol oleh ibu hamil. Berikut beberapa tips yang bisa digunakan untuk mencegah keguguran:


 

Jangan merokok. Merokok meningkatkan risiko kehilangan anak yang sebenarnya normal secara genetik. Satu studi menunjukkan bahwa perempuan yang merokok lebih dari 14 batang sehari berisiko dua kali lipat lebih besar mengalami keguguran, terlepas dari usia dan konsumsi alkohol mereka. Risiko keguguran meningkat seiring dengan pertambahan jumlah rokok yang dihisap. Di sisi lain, berhenti merokok, kapan saja selama kehamilan akan bermanfaat bagi bayi. Karena perokok pasif juga berbahaya, akan lebih lebih bila rumah Anda bebas dari asap rokok.

Hindari minuman beralkohol dan batasi asupan kafein. Minum alkohol dua kali seminggu menggandakan risiko keguguran bayi normal. Berdasarkan sebuah penelitian, minum alkohol setiap hari meningkatkan risiko hingga tiga kali lipat. Selain itu, minum kafein dalam jumlah besar / lebih dari empat cangkir kopi sehari juga meningkatkan risiko keguguran. Risiko bertambah seiring dengan penambahan asupan kafein. Sebaiknya batasi asupan kopi maksimal satu gelas sehari.

Cegah trauma terhadap perut. Hindari olahraga  yang bisa membuat Anda terjatuh. Selain itu, luka tusuk atau cidera akibat kemudi dan sabuk pengaman, khususnya selama trimester kedua, bisa menyebabkan keguguran.

Diskusikan obat-obatan dengan dokter. Beberapa jenis obat yang diresepkan atau obat yang dijual bebas di apotek  dikaitkan dengan ketidaknormalan janin dan keguguran. Karena itu, saat hamil atau sedang mencoba melakukan pembuahan, berkonsultasilah dengan dokter sebelum menggunaan obat tertentu. Beberapa jenis obat bisa merusak janin dan menyebabkan keguguran bahkan sebelum Anda menyadari kehamilan Anda.

Tambah asupan folat. Menurut sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Sweden's Karolinska Institute bekerja sama dengan U.S. National Institute of Child Health and Human Development (NICHD), rendahnya kadar folat berkaitan dengan peningkatan risiko keguguran dini. Sehingga  dianjurkan mengonsumsi asam folat sebelum pembuahan karena tidak hanya mencegah cacat lahir tetapi juga menurunkan risiko keguguran.

Hindari angkat berat. Saat hamil, perempuan mengalami peningkatan jumlah hormon progesteron. Progesteron merilekskan dan melembutkan otot-otot dan jaringan pengikat sendi (ligamen) sehingga membuat tubuh lebih fleksibel, khususnya di area panggul. Perubahan ini membuat Anda lebih berisiko mengalami cidera. Mengangkat beban berat bisa menyebabkan cidera punggung dan peregangan di area tubuh lainnya. Karena itu,  pastikan meminta bantuan atau menghindari mengangkat beban jika memungkinkan.

Hindari paparan suhu panas berlebih. Bekerja dalam kondisi panas bisa membuat perempuan hamil lemas. Panas yang meningkatkan suhu tubuh hingga di atas 38,50C selama beberapa jam selama 12 minggu pertama kehamilan berpotensi menyebabkan cacat lahir pada janin. Peningkatan suhu jangka panjang dari 12  minggu pertama kehamilan hingga melahirkan bisa memicu kelahiran prematur. Karena itu, cobalah hindari paparan suhu panas berlebih selama kehamilan.

 

 

 
Update Terbaru
Artikel Terbaru Rumah Sakit Islam Jakarta - Cempaka Putih
Popular