Print this page

Fakta lain dari Coklat

Jumat, 17 Desember 2010 Written by Yulvitrawasih 6412 times

Hampir semua orang menyukai makanan manis dan beraroma khas ini, baik tua maupun muda. Salah satu zat yang terkandung di dalam coklat adalah phenyl-ethyl-amine (PEA) yang dapat meningkatkan penyerapan tryptophan oleh otak, yang pada akhirnya meningkatkan kadar 5-hydroxy-tryptamine dalam jaringan otak, zat inilah yang akan membentuk zat dopamine- zat yang dapat memberikan sensasi nikmat, sehingga cokelat dapat membuat seseorang mengalami kecanduan.

Mengkonsumsi cokelat tidak selalu berarti menjadi gemuk atau mengganggu program diet, karena ternyata cokelat tidak hanya sebagai penambah daya tahan tubuh tetapi juga dapat mengurangi Pre-Menstrual Syndrome (PMS) bagi para wanita.

Didalam sebatang cokelat dengan berat 75 gram, biasanya mengandung 360 kalori dan 22 gram lemak, sehingga dengan memakan sebatang cokelat kadar gula darah akan naik, yang pada akhirnya akan memberikan rasa kenyang. Kombinasi antara hidrat arang dengan lemak dalam cokelatlah yang membuat kadar gula darah lebih lama tidak turun, sehingga rasa tidak lapar dapat berlangsung lebih lama, dibanding bila seseorang mengkonsumsi kue atau teh manis yang kandungan utamanya hanya hidrat arang saja.

Jadi seseorang bisa saja tetap berdiet dengan mengkonsumsi cokelat, caranya, gigit sebatang permen cokelat, jangan dihabiskan, karena sedikit saja sudah dapat meningkatkan gula darah. Lanjutkan makan cokelat saat rasa lapar mulai terasa kembali, begitu seterusnya sampai sebatang cokelat tersebut habis. Upaya diet ini akan lebih sukses lagi bila dibarengi dengan olahraga.

Share