You are here:Beranda/Artikel/Nutrisi dalam kehamilan

Nutrisi dalam kehamilan

Selasa, 28 Februari 2012 Written by Yulvitrawasih 8612 times Print

Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan metabolisme janin dan kesehatan janin selanjutnya adalah faktor nutrisi ibu sejak konsepsi, karena itu Ibu hamil diminta untuk selalu mengkonsumsi nutrisi yang seimbang pada masa kehamilannya, termasuk juga memenuhi kebutuhan zat besi, asam folat, kalsium dan zink.

Sebagai contoh, kebutuhan kalori wanita dengan berat badan 58 kg maka membutuhkan asupan nutrisi sebanyak ± 2300 kcal per hari; dalam masa kehamilan kebutuhan ini bertambah 300 kcal perhari, kemudian saat menyusui ditambah 500 kcal perhari. Penambahan jumlah kalori ini harus tetap mempertimbangkan hal-hal sesuai gambar berikut:

Seorang ibu hamildisarankan mengalami peningkatan berat badan sekitar 11.5 – 16 kg pada kehamilan tunggal. Wanita hamil yang kenaikan berat badannya selama kehamilan sangat besar, memiliki resiko melahirkan janin makrosomik ; wanita hamil yang berat badannya kurang atau kenaikan berat badannya selama kehamilan sangat kurang, memiliki resiko untuk melahirkan janin SGA (small-for-gestational age) atau berat badan bayi lahir rendah .

Komponen berat badan ibu :

Janin = 3500 gram

Plasenta-cairan amnion dan uterus = 650 – 900 gram

Cairan interstisiil dan darah = masing-masing sebesar 1200 – 1800 gram

Payudara = 400 gram

Lemak ibu = 1640 gram

A. Protein

Kebutuhan protein pada paruh kedua kehamilan 1 gram/Kg + 20 gram perhari ( total kebutuhan perhari ± 80 gram )

Protein terutama diperlukan untuk pertumbuhan janin

B. Kalsium

Asupan kalsium pada bulan-bulan terakhir kehamilan dan masa laktasi ditambah sebesar 1.5 gram perhari. Kekurangan kalsium akan menyebabkan demineralisasi tulang ibu yang selanjutnya akan berpengaruh juga pada pertumbuhan tulang dan gigi bayi

C. Zat besi

Pada wanita hamil dan laktasi disarankan penambahan asupan zat besi sebesar 30 – 60 mg perhari. Selama kehamilan, diperkirakan 300 – 500 mg zat besi yang diberikan pada janin.

D. Vitamin & Mineral

Preparat vitamin dan mineral yang dikonsumsi selama hamil bukan sebagai pengganti asupan makanan yang normal. Jadi tetap utamakan untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan segar

Pada pasien vegetarian dan penderita anemia megaloblastik diperlukan suplemen Vitamin B12.

Diet rendah garam

Makanan yang mengandung sedikit natrium tidak membahayakan kehamilan. Diet rendah garam merupakan hal yang harus dihindari oleh karena dapat membahayakan ibu hamil.

Tidak ada bukti bahwa kenaikan berat badan yang terlalu cepat pada preeklampsia dapat dikendalikan dengan diet rendah garam.

Share

Tagged under

Klinik Vaksin RS Islam Jakarta Cempaka Putih

Alamat

Rumah Sakit Islam Jakarta CP

Jl. Cempaka Putih Tengah I / 1

Jakarta Pusat - Indonesia 10510

Telephone

  • +62-21 509-19019
  • Pendaftaran Rawat Jalan Khusus BPJS +62 858 5005 0010 (Hanya WA)
  • Pendaftaran Rawat Jalan Pasien Umum, Jaminan Perusahaan dan Asuransi 0812 1349 1516 (Hanya WA) +62-21 509-19019 Ext. 6508

Email

  • rsijpusat@rsi.co.id

Statistik Web

Today47
This week1548
This month35883
Total6285707

Who Is Online

2
Online

Copyright © 2018. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih