• UGD 24/7
  • Jl. Cempaka Putih Tengah I/1
  • +6221 4280 1567 & +6221 4250451
  • Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
You are here:RSIJCP/Pusat Informasi/Artikel/Ciri Makanan Yang Mengandung Zat Kimia Berbahaya

Ciri Makanan Yang Mengandung Zat Kimia Berbahaya

Senin, 07 Maret 2011 20:41 WIB
11690

Walau sudah berulang kali diperingatkan tetapi masih saja banyak ditemukan makanan yang mengandung zat kimia berbahaya bagi kesehatan tubuh yang beredar di pasaran. Zat berbahaya tersebut tidak hanya terdapat dalam bahan makanan basah seperti mi dan tahu tetapi yang kemudian membuat para orangtua menjadi khawatir adalah terdapat juga dalam jajanan anak di sekolah.

Dari hasil pengambilan sampel rutin yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dalam beberapa tahun terakhir, ada empat jenis bahan berbahaya yang sering disalahgunakan dalam makanan yakni formalin, boraks, pewarna rhodamin B, dan methanyl yellow.

Sebenarnya, tanpa melakukan uji laboratorium agak sulit menentukan apakah bahan makanan yang dijual aman atau bebas dari bahan kimia berbahaya, walaupun demikian secara umum kita dapat mengenali makanan yang mengandung zat berbahaya dari bentuk fisiknya, seperti warna, tekstur, dan rasa.

Ciri makanan berformalin

  • Mi basah : Tidak lengket, lebih mengilap, tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar, dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (100c).
  • Tahu : Teksturnya terlampau keras, kenyal tetapi tidak padat. Tidak rusak sampai 3 hari dalam suhu kamar dan bisa tahan 15 hari dalam kulkas.
  • Ikan: Warna insang merah tua tidak cemerlang, bukan merah segar, dan warna daging ikan putih bersih. Tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar.
  • Ikan asin: Bersih cerah dan tidak berbau khas ikan asin. Tidak dihinggapi lalat di area berlalat, tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu 25 derajat celsius.
  • Bakso: Teksturnya sangat kenyal, tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar.
  • Ayam: Teksturnya kencang, tidak disukai lalat, tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar.

Ciri makanan mengandung boraks:

  • Mi basah: Teksturnya kental, lebih mengilat, tidak lengket, dan tidak cepat putus.
  • Bakso: Teksturnya sangat kental, warna tidak kecoklatan seperti penggunaan daging, tetapi lebih cenderung keputihan.
  • Kue: Misalnya lontong, teksturnya sangat kenyal, berasa tajam, sangat gurih, dan memberikan rasa getir.
  • Kerupuk: Teksturnya renyah dan bisa menimbulkan rasa getir.

Ciri makanan menggunakan pewarna rhodamin B dan methanyl yellow:

  • Warnanya mencolok
  • Cerah mengilap
  • Warnanya tidak homogen (ada yang menggumpal)
  • Ada sedikit rasa pahit
  • Muncul rasa gatal di tenggorokan setelah mengonsumsinya

Pahami dan kenali makanan yang mengandung zat kimia berbahaya dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Terakreditasi Nomor: LARSI/SERTIFIKAT/096/02/2023

Lulus Tingkat Paripurna      

Bekerja Sebagai Ibadah Ihsan Dalam Pelayanan

Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih

  • Jl. Cempaka Putih Tengah I/1, Jakarta Pusat, Indonesia 10510
  • +6221 4280 1567
  • +6221 425 0451
  • rsijpusat@rsi.co.id

Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Khusus BPJS

Pendaftaran Rawat Jalan Pasien Umum, Jaminan Perusahaan & Asuransi

© 2018-2024. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih